Kamis, 23 Juli 2020

Makna Ruqyah syar'iyyah

๐Ÿ“šMateri RSB 1

*Makna Ruqyah syar'iyyah*

*1. Makna istilah*
menurut Ibnu al-atsir ruqyah adalah doa-doa atau bacaan untuk perlindungan yang ditujukan kepada orang yang sedang sakit seperti demam dan gangguan jin serta penyakit-penyakit lainnya ( Annihayah Gil ghorib  al-hadits 2/254)

*2.Makna secara bahasa*
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan arruqo bermakna perlindungan (at-ta'widz) istirqo,  berarti minta ruqyah, Ruqyah merupakan salah satu jenis doa (majmu Al fatawa 10/195)

Imam Syafi'i rahimahullah mengatakan:

Apakah anda meremehkan doa dan merendahkan nya?
Tahukah Anda apa yang dilakukan oleh doa?
Doa adalah anak panah di malam hari yang tidak akan meleset, akan tetapi doa kadang perlu waktu.
 dan waktu itu pasti ada akhirnya.

*Kisah*
ada seorang wanita yang menderita penyakit medis yang dokter angkat tangan setiap malam dia melakukan qiyamul lail dan membaca al-baqarah dan Ali Imron  dan Allah takdirkan kesembuhan padanya.

_Majlis Ruqyah syar'iyyah QHI Bekasi_

Selasa, 21 Juli 2020

lamaran ruku dan sujud

Rahasia Dibalik Lamanya Ruku’ Dalam Sholat

Shalat lima waktu merupakan perintah yang wajib dijalankan oleh Umat Islam. Kekhusukkan dalam menjalankan salat sangat penting untuk mendapatkan manfaat baik secara agama maupun medis.  Ada orang yang dalam salatnya begitu khusuk dan menikmati setiap gerakan-gerakannya.

Namun ada pula yang cepat-cepat agar salat segera selesai. Dua gerakan yang biasanya dilakukan secara kilat ada saat ruku dan sujud. Karena urusan dunia biasanya manusia mempercepat dua gerakan ini agar salat cepat selesai.

Padahal dua gerakan ini memiliki manfaat besar dari segi medis. Jika dilakukan secara cepat, maka manfaat medis dari gerakan ruku dan sujud ini tidak didapatkan secara maksimal. Manfaat medis apa yang dimaksud? Berikut ini ulasannya.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk memperlama gerakan ruku dan sujud. Menurut Rasulullah lamanya dua gerakan tersebut dapat menggugurkan dosa. Suatu hari Abdullah bin Umar -rodhiallohu anhuma- melihat seorang pemuda sedang shalat, dia memanjangkan shalatnya dan melamakannya, maka beliau bertanya: siapa yang tahu orang itu? Maka ada yang menjawab: Saya.

Beliaupun mengatakan: seandainya aku mengenalnya, tentu aku akan menyuruhnya untuk memanjangkan ruku’ dan sujudnya, karena aku pernah mendengar Nabi -Shollallohu alaihi wasallam- bersabda:

“Sungguh, jika seorang hamba berdiri untuk shalat; semua dosanya didatangkan, dan diletakkan di atas pundaknya. Maka setiap kali dia ruku’ dan sujud, dosa-dosa tersebut menjadi berjatuhan”. (Lihat Silsilah shahihah: 1398, sanadnya shahih).

Dari hadist di atas, dapat di ambil kesimpulan bahwa semakin lama ruku’ dan sujud, maka akan semakin banyak dosa yang akan dilepaskan dari diri manusia. Ternyata tidak hanya dari segi agama saja gerakan yang lama dan khusuk ini memberikan manfaat. Dari segi kesehatan pun, memperlama  ternyata gerakan ruku’ dan sujud juga memiliki manfaat besar.

Ruku’ menjadi salah satu gerakan yang ternyata miliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Ruku’ yang sempurna bisa di tandai apabila kita meletakan gelas di punggung maka tidak akan tumpah sebab antara kepala dan tulang belakang atau punggung sejajar.

Selain itu, posisi ruku’ yang sempurna ini juga bermanfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi punggung sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf dan posisi jantung sejajar dengan otak sehingga bagian tengah badan kita bisa teraliri darah dengan sempurna.

Posisi tangan tertumpu pada lutut ini sangat bermanfaat untuk merelaksasikan pada otot-otot bahu sampai ke bawah. Menerut penelitian posisi ruku ini juga sangat bermanfaat untuk melatih kemih sehingga terhindar dari penyakit prostat.

Sementara itu, sujud juga menjadi gerakan dalam shalat yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki dan dahi pada lantai. Posisi sujud ini berguna juga untuk memompa getah bening ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan daerah ini kaya akan kandungan oksigen yang bisa mengalir secara maksimal ke otak.

Aliran tersebut sangat berpengaruh terhadap daya pikir seseorang. Oleh seban itu, ada baiknya melakukan sujud dengan tuma’ninah, yakni tidak tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Posisi yang demikian ini menghindarkan seseorang dari gangguan wasir. Khusus bagi wanita baik ruku’ maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

Demikianlah ulasan mengenai faedah di balik lamanya ruku’ dan sujud dalam shalat. Jika ingin dosa berguguran, maka lakukan anjuran Rasulullah ini. Semoga kita selalu menjadi hamba Allah yang selalu beriman dan beramal shalat.

 

Sumber: http://islamidia.com/inilah-manfaat-medis-dibalik-lamanya-ruku-dan-sujud-dalam-sholat/

 

Jumat, 29 Mei 2020

ciri penyakit rohani karena gangguan setan

*Paparan tentang penyakit ruhani*

Sheikh Riyadh Muhammad Samahah, dalam kitabnya yang berjudul dalilul mu'alajin bil Quran Al karim, yang sudah diterjemahkan dan diterbitkan oleh komunitas ruqyah learning center  Indonesia, membahas tentang *penyakit rohani muncul pada dua keadaan yang berbeda*
 dua keadaan itu adalah;
▪️ diwaktu terjaga 
▪️dan di waktu tidur

*1.Adapun penyakit rohani yang menyerang di waktu tidur*
 contohnya adalah,
๐Ÿ‘‰ Insomnia atau tak bisa tidur serta tak pernah bisa tidur nyenyak
๐Ÿ‘‰ Gelisah dalam berbagai bentuknya
๐Ÿ‘‰ Banyak bermimpi
๐Ÿ‘‰ Mimpi buruk
๐Ÿ‘‰ Mimpi yang mengejutkan dalam berbagai bentuknya, mengerikan, menggelisahkan, menyedihkan dan menakutkan
๐Ÿ‘‰bermimpi melihat ular atau kalajengking, atau binatang lainnya seperti anjing atau kucing atau kerbau atau unta atau lainnya yang berbentuk binatang
๐Ÿ‘‰berbicara dalam keadaan tidur atau mengimbau atau, muncul suara yang jelas seolah-olah seperti mengeram atau terdengar suara yang tidak jelas
๐Ÿ‘‰ Gigi gigi menggeretak ketika tidur
๐Ÿ‘‰ Berteriak atau tertawa atau menangis padahal dalam keadaan tidur
๐Ÿ‘‰ Bermimpi di disaat tidur bahwa dirinya telah terjatuh dari tempat yang tinggi atau berjalan di pekuburan atau di tempat yang angker lainnya
๐Ÿ‘‰ Bermimpi melihat air atau darah
๐Ÿ‘‰ Bermimpi melihat hantu
๐Ÿ‘‰ Bermimpi melihat manusia dengan bentuk yang aneh,Apakah mereka memiliki badan yang sangat tinggi ataukah justru sangat pendek atau yang serupa dengan itu
๐Ÿ‘‰atau mimpi lain yang diingkari atau yang menyebabkan kesempitan yang menyesakkan dada atau keterkejutan atau ketakutan atau mimpi yang terwujud nyata akan tetapi berdampak buruk pada diri seperti orang yang bermimpi melihat kecelakaan lalu terwujud nyata atau bermimpi melihat si Fulan sakit atau mati lalu terjadi benar di alam nyata

*2. Penyakit rohani yang menyerang diwaktu sadar atau terjaga dari tidur adalah*

๐Ÿ‘‰ Sakit dan perih yang mengenai salah satu anggota badan si sakit tanpa diketahui sebabnya
๐Ÿ‘‰ Pusing terus menerus tanpa di ketahui penyebab fisiknya secara hakiki
๐Ÿ‘‰ Kondisi-kondisi sedih, sesak, terasa sempit, dan merasa tercekik
๐Ÿ‘‰ Melarikan diri, meninggalkan rumah, suami atau istri keluarga dan anak-anak
๐Ÿ‘‰ Pertambahan intensitas detak jantung pada si penderita tidak bekerja berat
๐Ÿ‘‰bisikan setan untuk mengerjakan berbagai maksiat seperti tindak kejahatan pembunuhan atau zina.
๐Ÿ‘‰ Terhalang dari dzikir mengingat Allah, taat kepadanya dan salat sampai ketika ia berdiri mengerjakan salat tiba-tiba ia lupa jumlah rakaat yang sudah dikerjakan nya dan ia tidak mampu mengonsentrasikan pikirannya di dalam salat secara mutlak lalu ia tertimpa berbagai kondisi tertentu seperti pusing muntah mendesis nafasnya menangis tersedu-sedu tanpa diketahui oleh si sakit atau tertawa atau yang serupa dengan itu
๐Ÿ‘‰kondisi-kondisi marah yang memuncak seolah seperti perbuatan spontan yang tampak dikehendaki
๐Ÿ‘‰termasuk juga ia diserang dengan bisikan-bisikan nyata yang menyuruhnya untuk keluar meninggalkan salat
๐Ÿ‘‰ Melihat dengan jelas kan, berbicara tanpa aturan, berbuat secara gegabah atau semua itu dilakukan olehnya
๐Ÿ‘‰ Berubahh menjadi linglung
๐Ÿ‘‰ Terbius atau lumpuhnya satu anggota tubuh atau lebih secara tidak wajar, maksudnya hal itu terjadi tanpa si penderita menyandarkan anggota tubuh itu dalam waktu yang lama, dan tanpa sebab fisik lainnya
๐Ÿ‘‰ Menggigit gigit gigi, tertimpa seperti penyakit epilepsi dan kejang otot, seringkali terjadi kejang dan kram pada salah satu anggota badannya si penderita kehilangan keinginan untuk menggerakkan anggota badannya tetapi tidak kehilangan perasaannya atau bisa juga ia kehilangan perasaannya lantas tertimpa kondisi ini secara total lalu berjalan dan berbicara dengan perkataan yang tidak seperti biasanya
๐Ÿ‘‰ Seseorang merasakan bahwa ada orang yang terus membuntuti nya, baik hanya berupa persepsi perasaan maupun melihat secara kail dengan mata ataupun perasaan-perasaan asing yang ada di dalam tubuhnya atau sebagian anggota badannya

Jika gejala penyakit yang sudah disebutkan di atas, baik semuanya maupun sebagian bahkan satu saja menimpa seseorang, di waktu tidur, maupun diwaktu terjaga, dengan bentuk yang tidak seperti biasanya, dan terjadi secara berulang-ulang jelas kekuatannya, dan jumlahnya, terkumpul semua gejala itu di saat waktu atau di waktu-waktu yang terpisah, dan berjarak cukup lama atau menjadi secara berurutan dan susul menyusul yang kontras dengan karakter pribadi penderita atau perangai aslinya yang muncul secara tiba-tiba seolah-olah ia bukanlah dirinya sendiri tetapi orang lain maka sesungguhnya semua ini menunjukkan bahwa orang tersebut tertimpa gangguan setan

_Syeikhh Riyadh Muhammad samahah_

๐Ÿ” Ditulis ulang oleh Abi Faqieh Elwastafy, Praktisi Ruqyah Syar'iyyah di daerah Bekasi Jawa barat
Konseling terapi dan training silakan hubungi 0817 6866 747

*Tambahan dari saya*

Jika anda merasakan hal-hal yang disebutkan di atas, maka solusinya adalah melakukan muhasabah diri adakah selalu sayang dilakukan sehingga terkena gangguan setan

Kedua segera bertaubat dan banyak melakukan amal shaleh ibadah yaumiyah baik yang wajib maupun sunnah terutama dzikir pagi dan sore dan Tilawah Al Quran

Yang ketiga lakukanlah ruqyah syar'iyyah, hubungi ruqyah terdekat di sekitar Anda, untuk daerah Bekasi silakan hubungi kami


#semoga artikel diatas bermanfaat#

Senin, 10 Juni 2019

Jenis-jenis penyakit medis dan non medis

*JJENIS-JENIS PENYAKIT*

_Oleh Syaikh  Riyadh Muhammad Samahah_

Penyakit terbagi menjadi dua yaitu

_penyakit jasmani dan penyakit rohani_

*Penyakit jasmani* adalah penyakit yang mengenai tubuh disebabkan oleh mikroba atau virus atau terganggunya fungsi organ tubuh disebabkan oleh satu atau beberapa organisme

*Penyakit Rohani* terjadi karena adanya serangan rohani dari luar terhadap tubuh dan rohani si sakit, lalu unsur luar itu mengalahkan dan menguasainya. para dokter mendefinisikan serangan ini sebagai komponen yang mengubah secara mendadak susunan elektrik otak, bisa jadi dengan penambahan pada sebagian organ tubuh atau bahkan seluruh organ tubuh lantas menyebabkan pergulatan parsial atau total.Bisa jadi pula berubahnya susunan elektrik itu disebabkan pengurangan, lantas mengakibatkan apa yang dinamakan peluruhan sebagai organ atau peluruhan seluruh organ tubuh.

Bisa jadi yang nampaknya penyakit fisik belum tentu penyakit fisik. Ruh adalah pusat kendali yang mengontrol akal, hati, dan saraf oleh karenanya penyakit itu pasti juga menyerang akal, jiwa dan saraf

Maka bisa diteliti lebih dalam penyakit fisik itu ada dua macam bisa jadi penyakit fisik murni dan bisa juga penyakit fisik rohani

ada yang masuk dalam kategori penyakit fisik murni ada juga yang termasuk penyakit fisik rohani sekaligus

*1.Fisik murni* terapinya secara fisik juga karena penyakit fisik harus diubah secara fisik yakni kedokteran manusia.

*2.Rohani fisik* dan mengakibatkan ekses buruk secara fisik pula, berdasarkan eksperimen di bidang terapi pengobatan, terbuktilah bahwa jin mempunyai kemampuan untuk menyerang fisik secara langsung. serangannya dapat menimpa semua anggota tubuh sakit, seperti lumpuh, tuli, bisu dan buta
jin mampu menguasai pusat saraf kendali lalu menyerang tubuh dengan penyakit ini dan lainnya salah

 satu contoh dari jenis kedua ini adalah sebuah kisah nyata:

seorang perempuan menderita penyakit kronis pada payudara, nyeri sebelah kanan para dokter sudah memutuskan bahwa organnya itu harus diangkat, singkat kata pengangkatan payudara kanannya berjalan tuntas dengan pembedahan, tak berselang beberapa lama ia kembali mengeluhkan rasa sakit yang sama pada payudara kirinya. Dengan diagnosa medis dokter menetapkan bahwa payudara kiri itu juga terserang penyakit kronis yang sama, sehingga harus diangkat pula keluarganya terperanjat mendengar penjelasan ini lalu mereka mencoba berobat dengan terapi Alquran al-karim sesudah dibacakan beberapa ayat kepada si sakit jin berbicara dengan menggunakan lidah perempuan itu dan memberitahu kita bahwa dialah penyebab dari penyakit tersebut ia berencana untuk menyerang lutut sebagaimana serangannya terhadap dua payudara. Dengan nasehat penyampaian ajaran Islam dan Terapi Alquran, jin itu akhirnya mau meninggalkan nyonya ini, ia meminta agar kami bersedia memaafkannya sanh nyonya juga memaafkannya lalu ia mengucapkan salam dan pergi. Hilanglah semua rasa sakit yang selama ini dirasakan Sang nyonya dengan pemeriksaan medis dibuktikan bahwa ia sudah sembuh 100%

masih banyak contoh lainnya yang menunjukkan bahwa jin memang memiliki kemampuan untuk menyerang manusia dan mengakibatkan berbagai macam penyakit yang mengenai salah satu anggota tubuh manusia, sehingga secara lahiriyah yang terlihat menderita penyakit fisik. Oleh karenanya ia berobat secara medis kepada dokter, tetapi pengobatan yang diberikan dokter tak berguna sama sekali. Masih banyak jenis penyakit lain yang secara lahiriyah tampak sebagai penyakit fisik, tetapi akibatnya tidak demikian. Itu adalah jenis penyakit ruhani fisik. Fengan diterapi dengan Alquran dan berinteraksi dengan jin penyebabnya maka penyakit fisik itu akan sirna.

*3. Fisik dan rohani*
ada juga orang yang terkena penyakit fisik sekaligus penyakitnya rohani. Orangnya harus berobat dengan dua jenis terapi fisik (medis manusia)  dan Ruhani ( Terapi dgn Al-Quran )

maksud dari perkataan kami barusan bukanlah bahwa kita tidak boleh memohon kepada Allah di dalam mengobati penyakit fisik dan tidak boleh meminta pertolongan dengan kalam Allah, mengapa? sebab terdapat dalil dalil shahih yang berisi usaha pengobatan yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat tabi'in dan tabi'ut tabi'in dengan Alquran al-karim dari semua penyakit dan derita sakit baik yang bersifat fisik maupun yang bersifat rohani.

 walau demikian khusus berkenaan dengan penyakit fisik maka selain kita berharap kesembuhan kepada Allah dan berobat dengan kallamullah Alquran, maka kita juga harus menempuh usaha lahiriah yakni terapi fisik, karena keimanan kita mewajibkan hal itu. Usaha lahiriyah tidak bertentangan dengan keyakinan hati, bahkan keduanya harus dijalankan secara beriringan.

*4. Adapun untuk penyakit rohani murni dan penyakit rohani fisik* pengobatannya dengan terapi fisik tak menghasilkan apapun. lebih dari itu penyakit sampingan pun datang bertahta  pada tubuh si sakit, keadaan ini mengharuskan si sakit menjalani pengobatan lain untuk menangkal sakit sampingan yang disebabkan oleh penyakit utama yang tak kunjung sembuh.
Oleh karena itulah maka pada dua jenis penyakit ini, yakni penyakit ruhani  murni dan penyakit ruhani fisik, saya sarankan untuk menghentikan obat fisik, karena manfaatnya sangat sedikit . Padahal di sisi lain, penyakit yang mendera tubuh semakin ganas, semakin gawat dan kian kronis

sesungguhnya salah satu kepentingan kita memisahkan antara penyakit fisik atau jasmani dan penyakit ruhani ini adalah untuk menentukan program terapi yang tepat. jika penyakit itu termasuk penyakit fisik maka kita harus segera berobat dengan obat-obat fisik yang ada sembari tetap berharap kepada Allah dengan doa-doa khusus,membaca ayat-ayat penyembuh serta doa-doa yang termaktub di dalam kitab dan Sunnah yang berhasiat untuk menolak bala dan petaka.  Yakinlah bahwa Allah subhanahu wa ta'ala maha dekat dan maha menerima doa

Sedangkan bila penyakit itu tergolong penyakit ruhani maka hendaklah si penderita tidak menggunakan terapi alat farmasi medis. Kami menyarankannya untuk menghemtikam berbagai terapi medis yang selama ini dilakukan, karena fokus pembicaraan kami pada waktu itu sudah beralih pada usaha mendiagnosis penyakit ruhani apa yang ia derita. kami akan menentukan apakah penyakit itu diakibatkan oleh gangguan setan dengan sebab-sebab yang akan kami jelaskan pada waktunya nanti insya Allah ataukah disebabkan oleh sihir dalam berbagai bentuknya termasuk yang bersifat setani seperti pendarahan yang diderita perempuan pada kemaluannya, serta masalah pembalut ataukah di akibatkan penyakit rohani berupa dengki atau lainnya

๐Ÿ“—Ditulis untuk grup wa Ruqyah Quranic Solution Bekasi, DPD QHI Bekasi, 0817 6866 747

_๐Ÿ” Disadur dari buku syekh Riyadh Muhammad samahah_ *cara Penyembuhkan dengan Alquran* (silakan beli versi lengkapnya di RLC Publishing)

*๐ŸŒนSemoga Bermanfaat๐ŸŒน*